NIM : P2A918029
REFLEKSI MATERI KEDUA : PENILAIAN AFEKTIF
Apa yang telah saya pahami?
Yang
dapat saya pahami mengenai Penilaian Afektif adalah
suatu proses untuk melakukan penilaian terhadap sikap siswa dalam proses pembelajaran. Kemudian yang dapat saya pahami adalah penilaian afektif bukan hanya dilakukan di akhir pertemuan, tetapi juga dilakukan di awal pembelajaran, saat pembelajaran, dan tentu di akhir pembelajaran.
suatu proses untuk melakukan penilaian terhadap sikap siswa dalam proses pembelajaran. Kemudian yang dapat saya pahami adalah penilaian afektif bukan hanya dilakukan di akhir pertemuan, tetapi juga dilakukan di awal pembelajaran, saat pembelajaran, dan tentu di akhir pembelajaran.
Apa yang
belum saya pahami?
Mengenai penilaian afektif ini, ada beberapa hal yang belum saya pahami,
diantaranya:
a.
Apakah untuk mata pelajaran matematika,
perlu juga dilakukan penilaian afektif?
b.
Bagaimana dengan nilai akhir dari penilaian
afektif?
Upaya-upaya
yang dilakukan agar segera paham
Berdasarkan
beberapa hal yang belum dipahami seperti yang dipaparkan pada pembahasan
sebelumnya, upaya-upaya yang dilakukan agar segera paham adalah sebagai
berikut:
a.
Mencari
sumber lain
berupa internet.
b.
Berdiskusi
dengan teman, salah seorang guru berinisial MY yang merupakan waka kurikulum
sekaligus mengajar di salah satu sekolah swasta di
kota jambi,
dan SSP seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri jambi.
Apa saja
yang saya dapatkan dari diskusi dengan teman?
Ada seorang teman
dan guru yang saya ajak berdiskusi mengenai lesson
study ini, diantaranya:
a.
MY, beliau
adalah waka kurikulum yang
mengajar di salah satu SMA di kota jambi, berdasarkan diskusi dengan beliau,
yang saya dapatkan adalah penilaian afektif pada dasarnya sekarang ini dilakukan oleh
guru mapel agama dan pendidikan kewarganegaraan, namun sebagai guru mape lain,
kita juga bisa melakukan proses penilaian afektif, tapi hasil dari penilaian
tersebut dapat diserahkan ke wali kelas, ataupun ke guru mapel pkn dan agama.
b.
SSP, dia adalah salah satu teman saya yang
kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri jambi dan seorang guru mapel agama.
Berdasarkan diskusi dengan beliau, beliau mengatakan bahwa nilai akhir untuk
penilaian afektif berupa huruf, yaitu A, B, atau C. untuk A berarti sikap siswa
tersebut sangat baik, B berarti sudah baik, dan C untuk cukup baik.
Apa yang saya berikan kepada
teman saya?
Berdasarkan diskusi saya
dengan seorang teman dan guru yang saya temui, ada beberapa hal yang dapat saya
berikan:
a.
MY, kepada beliau saya mengatakan bahwa saya
sudah setuju dengan penjelasan beliau, karena pada dasarnya beliau seorang waka
kurikulum dan tentu paham dengan permasalahan saya.
b.
SSP, kepada beliau saya mengatakan bahwa
saya menerima apa yang disampaikan beliau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar