Selasa, 19 Maret 2019

REFLEKSI MATERI KEDUA : PENILAIAN AFEKTIF

NAMA     :  MASYUDIN NUR
NIM         :  P2A918029

REFLEKSI MATERI KEDUA : PENILAIAN AFEKTIF

Apa yang telah saya pahami?
Yang dapat saya pahami mengenai Penilaian Afektif adalah
suatu proses untuk melakukan penilaian terhadap sikap siswa dalam proses pembelajaran. Kemudian yang dapat saya pahami adalah penilaian afektif bukan hanya dilakukan di akhir pertemuan, tetapi juga dilakukan di awal pembelajaran, saat pembelajaran, dan tentu di akhir pembelajaran.

Apa yang belum saya pahami?
Mengenai penilaian afektif  ini, ada beberapa hal yang belum saya pahami, diantaranya:
a.       Apakah untuk mata pelajaran matematika, perlu juga dilakukan penilaian afektif?
b.      Bagaimana dengan nilai akhir dari penilaian afektif?

Upaya-upaya yang dilakukan agar segera paham
Berdasarkan beberapa hal yang belum dipahami seperti yang dipaparkan pada pembahasan sebelumnya, upaya-upaya yang dilakukan agar segera paham adalah sebagai berikut:
a.       Mencari sumber lain berupa internet.
b.      Berdiskusi dengan teman, salah seorang guru berinisial MY yang merupakan waka kurikulum sekaligus mengajar di salah satu sekolah swasta di kota jambi, dan SSP seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri jambi.

Apa saja yang saya dapatkan dari diskusi dengan teman?
Ada seorang teman dan guru yang saya ajak berdiskusi mengenai lesson study ini, diantaranya:
a.       MY, beliau adalah waka kurikulum yang mengajar di salah satu SMA di kota jambi, berdasarkan diskusi dengan beliau, yang saya dapatkan adalah penilaian afektif pada dasarnya sekarang ini dilakukan oleh guru mapel agama dan pendidikan kewarganegaraan, namun sebagai guru mape lain, kita juga bisa melakukan proses penilaian afektif, tapi hasil dari penilaian tersebut dapat diserahkan ke wali kelas, ataupun ke guru mapel pkn dan agama.
b.      SSP, dia adalah salah satu teman saya yang kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri jambi dan seorang guru mapel agama. Berdasarkan diskusi dengan beliau, beliau mengatakan bahwa nilai akhir untuk penilaian afektif berupa huruf, yaitu A, B, atau C. untuk A berarti sikap siswa tersebut sangat baik, B berarti sudah baik, dan C untuk cukup baik.

Apa yang saya berikan kepada teman saya?
Berdasarkan diskusi saya dengan seorang teman dan guru yang saya temui, ada beberapa hal yang dapat saya berikan:
a.       MY, kepada beliau saya mengatakan bahwa saya sudah setuju dengan penjelasan beliau, karena pada dasarnya beliau seorang waka kurikulum dan tentu paham dengan permasalahan saya.
b.      SSP, kepada beliau saya mengatakan bahwa saya menerima apa yang disampaikan beliau.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar