NIM : P2A918029
REFLEKSI MATERI KETIGA : PENILAIAN BERBASIS KELAS
Apa yang telah saya pahami?
Yang telah saya pahami mengenai Penilaian Berbasis Kelas adalah suatu penilaian berkelanjutan
yang
dilakukan oleh guru untuk memastikan terwujudnya tujuan dari proses
pembelajaran. Adapun langkah-langkah dari penilaian kelas adalah:
menyiapkan rancangan penilaian yang terpadu dalam pembelajaran, kemudian
melaksanakan penilaian kelas (sebelum, saat, dan setelah pembelajaran).
Penilaian berbasis kelas dilaksanakan bukan hanya pada saat proses evaluasi
pembelajaran, tetapi dilaksanakan pada saat sebelum belajar, ketika belajar,
dan setelah selesainya proses pembelajaran.
Apa yang belum saya
pahami?
Mengenai Penilaian Berbasis Kelas ini, ada beberapa
hal yang belum saya pahami, diantaranya:
a. Bagaimana
jika pembelajaran berbasis kelas ini jarang dilakukan oleh guru matematika,
mengingat banyaknya penilaian lain yang dirasa lebih mudah digunakan oleh guru?
b. Dalam
proses penilaian, sudah menjadi hal yang biasa jika guru melakukan penilaian
sesudah proses pembelajaran, bagaimana dengan penilaian sebelum proses
pembelajaran? Apa yang dinilai dan bagaimana cara menilainya?
Upaya-upaya yang
dilakukan agar segera paham
Berdasarkan
beberapa hal yang belum dipahami seperti yang dipaparkan pada pembahasan
sebelumnya, upaya-upaya yang dilakukan agar segera paham adalah sebagai
berikut:
a. Mencari
sumber lain, dalam hal ini adalah melalui internet.
b. Berdiskusi
beberapa teman saya, diantaranya ME dan KRA. Kemudian, saya juga berdiskusi
dengan slah seorang guru berinisial SWA untuk menemukan solusi dari
permasalahan saya tersebut.
Apa saja yang saya
dapatkan dari diskusi dengan teman?
Ada beberapa
hal yang saya dapatkan setelah berdiskusi dengan teman, diantaranya:
a. ME, dia
adalah salah satu teman saya di kelas saat ini, mengenai permasalahan pertama
saya, dia mengatakan bahwa tidak
apa-apa jika pembelajaran berbasis penilaian ini jarang dilakukan oleh guru,
karena pembelajaran berbasis penilaian ini merupakan salah satu cara bagaimana
kita mengevaluasi proses maupun hasil belajar siswa. jika dirasa masih ada
penilaian lain yang lebih mudah digunakan oleh guru, ya tidak mengapa. Guru tersebut
bisa memilih cara penilaian yang dirasa cukup baik digunakan.
b. KRA, dia
mengatakan bahwa tidak masalah bila pada
penerapannya jarang dilakuakan Guru. Perlu diketahui bahwa 'penilaian kelas
merupakan suatu kegiatan guru yang terkait dengan pengambilan keputusan tentang
pencapaian hasil belajar peserta didik yang mengikuti proses pembelajaran.
Sementara kerangka yang telah saya dan KRA diskusikan adalah salah satu bahan
penunjang capaian keberhasilan RPP. Yang meskipun di dalam penerapan penilaian
tidak dipakai oleh guru, biasanya tetap akan menjadi kewajiban seorang guru
membuat kerangka tersebut dalam RPP. Kabar kurang baiknya, bisa kita ketahui
bahwa pada penerapan yang seperti itu berarti guru tidak melaksanakan kegiatan
pembelajaran sesuai RPP. Namun, bukan berarti Guru tidak dapat melakukan
penilaian kelas dengan baik. Hanya saja akan lebih baik, terstruktur dan
terkordinir bila menggunakan kerangka untuk penilaian kelas
c. SWA,
beliau adalah salah seorang guru yang mengajar di salah satu SMA di Kota Jambi,
dia mengatakan bahwa penilaian erbasis kelas sebelum dimulainya proses
pembelajaran adalah penilaian mengenai kesiapan siswa untuk belajar, besar
tidaknya motivasi dan minat siswa untuk belajar, dan kemampuan siswa mengenai
materi pada pertemuan sebelumnya.
Apa yang saya berikan
kepada teman saya?
Berdasarkan
diskusi saya dengan beberapa guru dan teman yang saya temui, ada hal yang dapat
saya berikan, yaitu: berdasarkan sumber yang saya peroleh, saya setuju bahwa
penilaian berbasis kelas tidak wajib dilakukan oleh guru, namun karena
penilaian berbasis kelas ini penilaiannya kompleks, maka penilaian kelas ini
sangat bagus diterapkan oleh guru mengingat salah satu prinsip penilaian adalah
jujur dan objektif. Dengan penilaian berbasis kelas ini, guru melakukan
penilaian bukan hanya setelah selesai proses pembelajaran, tetapi juga sebelum,
dan saat proses pembelajaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar